GERAKAN HARI ANAK NASIONAL PENCANANGAN DAN PERESMIAN “ANAK INDONESIA, AYO MAIN DI LUAR”

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, ‘Cap Lang Kayu Putih’ menggandeng MNCTV sebagai media partner untuk bekerjasama mengadakan acara bertajuk “Festival Permainan Asli Indonesia” yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan permainan tradisional anak Indonesia. Acara ini digelar di Area Parkir Utara Candi Benthar , Taman Mini Indonesia Indah pada hari Minggu Tanggal 23 Juli 2017 lalu.

Berbagai macam permainan tradisional tersebut antara lain balap karung, lompat tali, boy-boyan, engklek, egrang batok, balap bakiak, kerajinan layangan, permainan gangsing, ular naga, benthik, dan lompat bambu. Tak hanya itu, acara semakin meriah dengan hadirnya Psikolog Bunda Romi, Alifa Lubis sebagai ikon anak anak, Upin – Ipin tokoh kartun anak – anak  dan Pak Tarno “ Prok Prok Prok” tukang sulap legendaris.

Acara akan diawali dengan pawai Budaya Nusantara dengan mengelilingi Taman Mini Indonesia Indah dengan mengenakan pakaian tradisional dan kostum unik kreasi  anak anak termasuk drum band dari sejumlah sekolah.

“Sebagai stasiun TV yang dekat dengan anak-anak, maka perayaan hari anak akan selalu menjadi hari yang spesial bagi MNCTV, karena penonton utama kami adalah anak-anak. Kami ingin mengangkat dan memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak Indonesia. Permainan yang meskipun sederhana namun tidak mudah, kemudian sangat menghibur, lalu mengajarkan kekompakan dan bahkan menguatkan nilai nilai asli Indonesia, yaitu gotong royong dan kesetia kawanan.” ujar Jasmine Pratiwi selaku Sales & Marketing Director MNC TV.

"Kami ingin mereka tidak melupakan budaya karena Indonesia memiliki banyak sekali mainan tradisional mulai dari bekel, engklek, gobak sodor, dan lainnya. Permainan tradisional juga lebih sehat buat anak karena mereka dituntut bergerak secara fisik, tidak hanya duduk mainan gadget,” sambungnya.

MNCTV dan Minyak kayu Putih Cap Lang baru kali pertama bekerjasama dalam acara seperti ini dan dihadiri oleh 2500 anak mulai dari anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD). Diharapkan acara seperti ini akan rutin dilakukan agar anak Indonesia selalu ingat akan permainan tradisional Indonesia.

LATEST EVENT