KDI 2018 : KOTA MEDAN TUAI CALON BINTANG DANGDUT INDONESIA

Audisi ajang pencarian bakat dangdut legendaris Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2018 hari kedua (13/5) di kota Medan berlangsung sukses. Antusiasme warga Medan menyambut audisi terbukti dari ribuan peserta yang masih memadati Medan International Convention Center di hari kedua audisi.

Total selama 2 hari tercatat 1.638 peserta yang mengikuti audisi KDI 2018 di kota Medan ini. Persaingan dan saringan yang ketat harus dilalui seluruh peserta, sehingga tak heran hanya 36 peserta yang masuk ke dalam tahap penjurian artis. Sementara untuk peserta yang mendapatkan tiket calon bintang dari kota Medan sebanyak 19 orang, salah satunya Yenti. Wanita 21 tahun asal Pasaman Timur, Sumatera Barat ini mengantongi tiket calon bintang setelah membawakan lagu Zaenal dari Rita Sugiarto di hadapan juri artis Hetty Koes Endang, Iis Dahlia dan Bertha.

Menurut Bertha suara Yenti memiliki identitas dan merupakan sesuatu yang baru. "Saya selalu mendengar orang bernyanyi lagu Rita Sugiarto lalu menjadi Rita, nyanyi lagu Iis Dahlia lalu menjadi Iis. Kamu ini baru, saya belum pernah dengar, kamu punya identitas diri dalam bernyanyi," ujarnya.

Sementara Yenti yang sehari hari bekerja sebagai karyawan toko ini tidak menyangka mendapatkan tiket calon bintang dari para juri artis. "Rasanya senang sekali dan tidak menyangka. Kalau nanti lolos sampai Jakarta, saya mau belajar untuk menjadi penyanyi dangdut profesional," jelasnya.

Tak cukup hanya vokal yang bagus, bagi Hetty Koes Endang para peserta yang lolos juga harus mempersiapkan mental sebelum melaju ke 'perang' yang sesungguhnya di kota Jakarta nanti. "Dari segi vokal, sebetulnya mereka memiliki basic yang bagus. Namun ketika nanti mereka masuk ke asrama, berpisah dengan keluarga, dengan anak atau dengan orang tua, disitulah mereka akan merasa 'berperang' yang sesungguhnya," ujarnya. "Maka dari itu mereka harus mempersiapkan mental. Mental mental dan mental, karena setelah masuk KDI nanti mereka akan diperhadapkan dengan juri yang berjejer dengan panggung yang begitu megah. Kuncinya adalah persiapkan mental," lanjut penyanyi dangdut senior tanah air ini.

Lain hal bagi pelatih vokal sekaligus juri artis pada audisi KDI 2018 Medan, Bertha, tak cukup hanya bagus, setiap peserta yang lolos harus siap dengan budaya yang berbeda. "Kalau soal bakat 80% bagus, dan memang Sumatera Utara kan orientasinya ke dangdut dan melayu jadi gak mengherankan buat saya," ujarnya.

"(Bagi peserta yang lolos) Ini adalah step awal dan akan banyak hal yang harus dilewati di masa yang akan datang ketika mereka lolos ke jakarta. Culture dan ritme berbeda, mobilisasi yang berbeda, mereka harus siap," tandas Bertha yang pada KDI 2018 ini juga akan menjadi  'Master Vocal'.

Tahapan audisi KDI 2018 pada hari kedua terdiri dari 4 tahap, yaitu Jupra (penjurian pra audisi), Jupri (penjurian audisi), Jurnal (penjurian final) yang dinilai langsung oleh pengamat musik sekaligus mantan jurnalis, Bens Leo dan juara 1 KDI 2015, Mahesya serta penjurian artis yang dinilai langsung oleh bintang dangdut ternama, Iis Dahlia, Hetty Koes Endang dan pelatih vokal profesional, Bertha.

Setelah Makassar, Medan dan Semarang proses audisi KDI 2018 akan dilaksanakan di 5 kota lainnya, Surabaya, Palembang (30 Juni - 1 Juli 2018), Banjarmasin, Bandung (7 - 8 Juli 2018) dan Jakarta (14 - 15 Juli 2018).

Bakat-bakat terpendam dari para peserta audisi di kota-kota tersebut akan diasah dan dikembangkan dalam KDI 2018 yang akan tayang perdana pada bulan Juli mendatang hanya di MNCTV.

Daftarkan dirimu segera di kota-kota selanjutnya dan bersiaplah menjadi bintang dangdut Indonesia. KDI 2018? Jadilah Bintang!

LATEST PRESS RELEASE